Menko Pangan Zulhas Ajak Semua Kurangi Food Waste

OUTSIDETHEARC – Jakarta, 9 Februari 2025 – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulhas, menyerukan gerakan nasional untuk mengurangi pemborosan makanan atau food waste di seluruh Indonesia. Dalam sebuah acara yang diadakan di Jakarta, Zulhas menyampaikan pentingnya kesadaran kolektif dalam mengelola konsumsi pangan secara lebih bijak demi masa depan yang berkelanjutan.

Berbicara di depan para pemangku kepentingan dari berbagai sektor, termasuk pemerintah, industri pangan, dan organisasi masyarakat sipil, Zulhas menekankan bahwa food waste bukan hanya masalah ekonomi, tetapi juga isu lingkungan dan sosial yang harus segera ditangani. “Setiap tahun, Indonesia membuang jutaan ton makanan yang sebenarnya masih layak konsumsi. Ini adalah pemborosan yang tidak bisa kita abaikan,” ujarnya.

Zulhas menjelaskan bahwa mengurangi food waste dapat memberikan banyak manfaat, seperti menghemat sumber daya alam, mengurangi emisi gas rumah kaca, dan meningkatkan ketahanan pangan. “Kita harus mulai dari langkah-langkah kecil, seperti membeli makanan sesuai kebutuhan, menyimpan makanan dengan benar, dan memanfaatkan sisa makanan,” tambahnya.

Dalam upaya mengatasi masalah ini, pemerintah berencana meluncurkan kampanye nasional yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mengurangi food waste. Program ini akan melibatkan berbagai pihak, termasuk sekolah, komunitas, dan pelaku industri, untuk bersama-sama mencari solusi yang inovatif dan efektif.

Selain itu, Zulhas juga mendorong sektor industri untuk mengadopsi praktik produksi dan distribusi yang lebih efisien. “Kita perlu bekerja sama dengan pelaku usaha untuk memastikan bahwa setiap tahap dalam rantai pasokan pangan dapat diminimalisir pemborosannya,” tegasnya.

Sejumlah inisiatif lokal yang telah berhasil mengurangi food waste turut dipaparkan dalam acara ini. Salah satunya adalah program bank makanan yang mengumpulkan makanan berlebih dari restoran dan supermarket untuk didistribusikan kepada mereka yang membutuhkan.

Dengan adanya gerakan ini, diharapkan masyarakat Indonesia dapat lebih bijak dalam mengelola konsumsi pangan, sehingga dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan dan kesejahteraan sosial. “Ini adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita jadikan pengurangan food waste sebagai bagian dari gaya hidup kita sehari-hari,” tutup Zulhas.